Mengenal lebih dekat Pabrik Karet Batu Jamus

Diposting pada
Mengenal lebih dekat Pabrik Karet Batu Jamus

Pabrik karet Batu Jamus berada di perbatasan antara
Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar, masuk wilayah Kabupaten
Karanganyar.

Secara administratif pabrik karet Batu Jamus masuk desa
Bangunsari, Kelurahan Kuto, Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Tepat di depan pabrik karet Batu Jamus sebuah pertigaan yang
lebih kita kenal sebagai Simpang Telu Batu jamus. (Baca: Tentang Simpang TeluBatu Jamus)

Pabrik Karet Batu Jamus adalah sebuah perusahaan milik
negara yang mengolah bahan karet dari bahan dasar menjadi bahan setengah jadi
yang kemudian di eksport ke manca negara.

Nama perusahaan yang tertera di pabrik tersebut adalah PTP
Nusantara IX
(PERSERO) Kebun Batu Jamus / Kerjo Arum.

Sejarah berdirinya pabrik karet Batu Jamus

Sejarah berdirinya pabrik karet Batu Jamus atau PTP
Nusantara IX
tidak lepas dari sejarah masa penjajahan Belanda di Indonesia,
karena pabrik tersebut di didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun
1912.

Menurut sumber dari ptpnixnbatujamus.blogspot.com sejarah
pabrik karet Batu Jamus dibagi dalam 5 periode yang dimulai dari periode masa
penjajahan yaitu masa-masa sebelum kemerdekaan atau sebelum tahun 1945.

Periode 1

Pemerintah Belanda membagi Perusahaan Perkebunan menjadi 3
jenis yang antara lain

  • [accordion]
    • 1. Perusahaan Perkebunan Jenis 1
      • Perusahaan Perkebunan Milik Negara bernama s’Land Caouthouch
        Bedrijfs
        (LCB) didirikan pada tahun 1912 dan berubah menjadi Gouvernment
        Landbouw Bedrijvwn
        (GLB) pada tahun 1938 karena alasan perusahaan perkebunan
        tersebut juga mengusahakan tanaman lain selain tanaman karet.
    • 2. Perusahaan Perkebunan Jenis 2
      • Perusahaan Perkebunan Milik Asing / Swasta, perusahaan perkebunan jenis ini dikuasai oleh pihak asing atau swasta.
    • 3. Perusahaan Perkebunan Jenis 3
      • Perusahaan Perkebunan Milik Kasunanan dan Mangkunegaran.Jenis perusahaan perkebunan ini dikuasai oleh kerabat Kasunanan maupun Mangkunegaran Surakarta Hadiningrat.

Periode 2

Pada periode selanjutnya masuk pada masa kemerdekaan
Republik Indonesia antara tahun 1945 – 1960, beberapa keputusan dan peraturan
pemerintah mengenai perusahaan perkebunan ini antara lain adalah:

  • [accordion]
    • PP RI No. 9 Tahun 1947
      • Peraturan Pemerintah RI No. 9 Tahun 1947, tentang
        didirikannya Perusahaan Perkebunan Republik Indonesia (PPRI) yang berkedudukan
        di Jakarta dan Solo. Pabrik karet Batu Jamus di bawah koordinasi dari PPRI yang
        berkedudukan di Solo termasuk semua perkebunan milik Eks Kasunanan dan
        Mangkunegaran.
    • PP No 47 Tahun 1960
      • Peraturan Pemerintah No 47 Tahun 1960. PPRI dibubarkan
        dan diganti dengan Pusat Perkebunan Negara atau di singkat dengan PPN.
        Dilaksanakan dengan Surat keputusan Menteri Nomor 10189/SKM pada tanggal 15
        November 1960
        .

Periode 3

Lalu masuk pada periode ketiga yaitu antara tahun 1960  hingga tahun 1969, diterbitkannya beberapa
peraturan dan keputusan , antara lain adalah:

  • [accordion]
    • PP RI No. 141 tahun 1961
      • Peraturan Pemerintah RI No. 141 tahun 1961, dibentuk
        Perusahaan Perkebunan Negara yang merupakan penggabungan Pusat Perkebunan
        Negara
        (lama) dan Pusat Perkebunan Negara (baru)
    • PP RI No. 162 dan 163 tahun 1961
      • Peraturan Pemerintah RI No. 162 dan 163 tahun 1961
        dibentuk Perusahaan Perkebunan Negara (PPN) Kesatuan Jawa Tengah III dan IV
        yang berpusat di Semarang. Pabrik karet Batu Jamus, Kerjogadungan dan
        Tarikngarum masuk di dalamnya.
    • PP RI No. 25 dan 27 tahun 1963
      • Peraturan Pemerintah RI No. 25 dan 27 tahun 1963
        didirikan PPN Karet dan PPN Aneka Tanaman. Untuk khusus di Jawa Tengah adalah
        PPN Karet XII dan XIV serta Aneka Tanaman XI.
    • PN RI No. 13 tahun 1968
      • Peraturan Pemerintah RI No. 13 tahun 1968, BPU PPN
        dibubarkan dan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 14 tahun 1968 didirikan
        Perusahaan Negara Perkebunan Aneka Tanaman Negara yang akrab di sebut PNP XVII
        yang merupakan penggabungan dari BPU Karet dan Aneka Tanaman, PPN Karet XIII,
        PPN Karet XIV dan PPN Aneka Tanaman XI.
[post_ads]

Periode 4

Pada periode ke empat antara tahun 1969 hingga tahun 1995
diterbitkan pula beberapa peraturan Undang Undang yang mengatur perusahaan
perkebunan , antara lain:

  • [accordion]
    • UU RI No. 9 tahun 1969
      • UU RI No. 9 tahun 1969 tentang Bentuk-bentuk Usaha Negara
        yang di gunakan sebagai dasar Perubahan Dasar Hukum Perusahaan Negara menjadi
        tiga bagian : 1. 
        Perusahaan Jawatan (PERJAN); 2. Perusahaan Umum (PERUM); 3. Perusahaan Perseroan (PERSERO)
    • PP RI No. 23 tahun 1972
      • Peraturan Pemerintah RI No. 23 tahun 1972 memutuskan
        bahwa:  PNP XVII berubah menjadi PT.
        Perkebunan XVIII (Persero), sesuai akte notaris GHS. Loemban Tobing, SH. Di Jakarta
        No. 98 tahun 1973 yang disahkan Menteri Kehakiman RI dengan Surat Keputusan
        No. Y.A.5/80/23, Dan pada tanggal 23 April 1974 dimuat dalam Lembaran Berita
        Negara
        RI No. 8 Tahun 1975.

Periode 5

Memasuki periode selanjutnya , yaitu periode ke lima antara tahun
1995 hingga sekarang, beberapa peraturan pemerintah yang berhubungan dengan
perusahaan perkebunan. Antara lain adalah:

  • [accordion]
    • PP RI No. 14 tahun 1996
      • Peraturan Pemerintah RI No. 14 tahun 1996, Bahwa PTP
        XVIII
        (Persero) dan PTP XV – XVI (Persero
        dilebur menjadi PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) berkedudukan di
        Surakarta.
    • SK No. S-01/M.DU4-PBUMN/00
      • PTP Nusantara IX didirikan dengan akte notaris No. 42
        tanggal 11 Maret 1996 oleh notaris Harun Kamil
        dan disyahkan oleh Menteri
        Kehakiman
        RI dengan surat keputusan No. C.2 – 8337.HT.01.01 tahun 1996 pada
        tanggal 8 Agustus 1996.
    • SMNPMPBUMN No. S-01/M.DU4-PBUMN/00
      • Surat Menteri Negara Penanaman Modal dan Pembina BUMN No.
        S-01/M.DU4-PBUMN/00 pada tanggal 17 Januari 2000 tentang Struktur Organisasi
        PTPN IX (Persero) yaitu pembentukan dua devisi: 1. 
        Divisi Tanaman Tahunan yang berkantor di Semarang dan Divisi Tanaman Semusim yang berkantor di Surakarta.

Itulah beberapa hal tentang pabrik karet Batu Jamus yang
pasti kita lihat jika kita melewati Simpang Telu Batu Jamus.

Hanya sekedar untuk lebih mengenal pabrik karet tersebut dan
sejarahnya, semoga bermanfaat

Link sumber data dari : ptpnixnbatujamus.blogspot.com
(terimakasih untuk sharing datanya yang bisa di baca oleh masyarakat sekitar)


Gambar dari: blusukan.tumblr.com (terima kasih untuk sharing blusukannya di Batu jamus)
Gambar Gravatar
Saya bekerja di perusahaan Marine Service, saya juga seorang publisher dan aktif di internet marketing. Menulis dan mengedit adalah kegiatan saya selain kegiatan di perusahaan. Untuk internet marketing, saya memiliki Abi Network, dimana disana kami menghimpun beberapa website dalam satu jaringan. Berbagi adalah kesenangan utama saya, menciptakan karya dan mengkaryakan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *